
Kopi Balesari
Biji kopi lereng Gunung Kawi, disangrai tradisional.
LihatKerajinan · Dusun Segelan
Dari pentol di gerobak langganan sampai sate di angkringan, banyak jajanan bertumpu pada lidi bambu kecil ini. Dupa pun memakainya sebagai rangka. Dari Dusun Segelan, lidi-lidi itu diserut satu per satu oleh tangan warga, sudah lebih dari dua puluh tahun.
Pesan via WhatsApp
Kenalan Dulu
Biting adalah lidi bambu tipis, lurus, dan serbaguna. Paling banyak dipakai sebagai tusuk makanan seperti pentol, sempol, sate, sampai aneka jajanan gorengan. Lidi yang sama juga dipakai sebagai rangka batang dupa.
Warga Dusun Segelan sudah lama melayani kedua pasar itu. Mereka sempat memproduksi tusuk bakso sebelum masa pandemi, dan kini serutannya mengalir ke mana pun permintaan datang, dari pedagang makanan sampai pasar dupa.
Contoh Penggunaannya
Tusuk Pentol & Bakso
Kuat menahan beberapa butir sekaligus, favorit pedagang keliling.
Tusuk Sempol
Adonan dililitkan langsung ke lidi sebelum digoreng.
Rangka Dupa
Pasta wangi dibalut ke lidi, ujung polosnya jadi pegangan.
Cerita Perjalanan
Sejarah Biting Bambu di Dusun Sagelan
Mulanya biting dari Segelan disetorkan jauh ke Blitar melalui kerabat, dengan harga kala itu masih sekitar Rp1.200 per kilogram.
Seiring waktu, pengepul muncul di Sumbersari. Warga tak perlu lagi mengirim jauh, hasil serutan cukup disetor dan dijemput mobil.
Melihat hasilnya, makin banyak keluarga ikut menyerut. Keterampilan menular dari orang tua ke anak, dari tetangga ke tetangga.
Puluhan warga terlibat dalam rantai produksi, dari penyerut rumahan hingga pengepul bermesin, dengan hasil ton-an biting setiap minggunya.
Dapur Produksi
Prosesnya kelihatan sederhana, tapi tiap tahap butuh ketelatenan. Salah pilih bambu saja, lidinya mudah patah.
Bambu Petung
Berbatang besar dan tebal, bahan andalan karena seratnya kuat.
Bambu Jawa
Alternatif yang banyak tumbuh di sekitar dusun.
Bambu Apus
Lentur dan mudah dirajang halus.
Tidak semua bambu bisa dipakai. Pengrajin memilih batang yang cukup tua langsung dari rumpunnya.
Bambu tua dipotong per ruas lalu dibelah memanjang, dipilih bagian yang lurus dan mulus.
Bilah bambu dirajang atau dipotong kecil-kecil menjadi calon biting.
Biting dijemur sampai benar-benar kering. Saat panas terik, sehari saja cukup.
Biting yang sudah kering diserut menggunakan mesin hingga halus dan seragam ukurannya.
Biting dipilah menurut mutunya, yang terlalu tipis dan mudah patah disisihkan.
Biting yang lolos sortir diikat rapi per bal, siap ditimbang.
Biting dibelerang selama 2-4 hari (biasanya 3 hari) agar tidak berjamur dan warnanya tidak berubah.
Saat matahari tak muncul, lidi tak bisa kering dijemur. Pengrajin menyalakan perapian dan mengeringkan biting di atas baranya. Cara lama yang tetap dipakai sampai sekarang.
FYI
Di dusun ini ada dua cara membuat biting, dan hasilnya tidak sama.
Menurut pengrajin, serutan tangan menghasilkan lidi yang lebih rapi. Mesin memang ringkas, tapi hasilnya kalah halus. Keduanya kini berjalan berdampingan: tangan menjaga mutu, mesin mengejar volume.

Orang-Orangnya
Biting di dusun ini dikerjakan oleh keluarga-keluarga penyerut, kebanyakan pasangan suami-istri yang bekerja dari rumah. Ada yang sudah dua puluh tahun menekuninya, dengan keterampilan yang diturunkan dari orang tua ke anak.
Setiap keluarga bisa menghasilkan hingga kuintalan lidi per minggu. Hasilnya dijemput langsung dari rumah dan dibayar di tempat, menjadi penghasilan yang menghidupi dapur sehari-hari.
Sing penting telaten. Bambu dipilih sing tuwek, dirajang alon-alon, hasile mesti apik.
Para pengrajin berharap akses pasar yang lebih luas dan dukungan pengembangan usaha, supaya kerajinan ini terus tumbuh dan makin banyak warga yang terangkat.
Untuk Pembeli
Biting dijual per kilogram dalam ikatan. Untuk kebutuhan volume besar, mari diskusikan langsung.
30cm
Cocok untuk: Tusuk pentol & sempol
40cm
Cocok untuk: Tusuk sate & dupa sedang
50cm
Cocok untuk: Dupa panjang & kebutuhan khusus
Harga mengikuti ukuran, proses (tangan atau mesin), dan kondisi pasar, jadi bisa berubah sewaktu-waktu. Chat kami kapan saja untuk penawaran terbaru.
Hubungi kami untuk harga terkini, contoh produk, atau penjadwalan kunjungan langsung ke Dusun Segelan.
Tanya Harga & PesanDokumentasi



